Jumat, 23 Januari 2015

Sejarah Sosial Media



Sejarah Sosial Media
Sosial media  adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Media social merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang dapat berkomunikasi sesama user (pengguna) secara tidak langsung dan dibutuhkan koneksi internet untuk dapat melakukan komunikasi ini. Di sini user atau pengguna dapat berbagi informasi berupa, kejadian, berbagi foto, dan dapat juga untuk menambah wawasan serta bisa juga sebagai ajang untuk mencari atau menambah teman.
Sejarah sosial media diawali pada era 70-an, yaitu ditemukannya sistem papan buletin yang memungkinkan untuk dapat berhubungan dengan orang lain menggunakan surat elektronik ataupun mengunggah dan mengunduh perangkat lunak, semua ini dilakukan masih dengan menggunakan saluran telepon yang terhubung dengaan modem.

Pada tahun 1995 lahirlah situs GeoCities, GeoCities melayani web hosting (layanan penyewaan penyimpanan data-data website agar website dapat diakses dari manapun). GeoCities merupakan tonggak awal berdirnya website-website.

Pada tahun 1997 sampai tahun 1999 munculah sosial media pertama yaitu Sixdegree.com dan Classmates.com. Tak hanya itu, di tahun tersebut muncul juga situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. 

Pada tahun 2002 Friendster menjadi sosial media yang sangat booming dan kehadirannya sempat menjadi fenomenal. Setelah itu pada tahun 2003 sampai saat ini bermunculan berbagai sosial media dengan berbagai karakter dan kelebihan masing-masing, seperti LinkedIn, MySpace, Facebook, Twitter, Wiser, Google+ dan lain sebagainya.

Fungsi Sosial Media
Dari hasil definisi dan sejarah sosial media maka dapat saya simpulkan untuk fungsi dari sosial media berikut, yaitu:

1.      Berwiraswasta
Bagi mereka yang memiliki bakat di bidang jualan atau yang memiliki hobi membuat kerajinan yang berhasil guna, maka socmed benar-benar sangat membantu, baik itu dalam mempromosikan hasil karyanya, maupun dalam penjualan. Mereka tidak perlu susah-susah menggelar dan menawarkan produknya, cukup dipajang disocmed, maka para konsumen akan datang sendiri. Namun tetap harus sabar diawal ketika belum memiliki banyak teman atau relasi.

2.      Memperbanyak teman
Dengan banyaknya teman dari berbagai daerah, maka akan semakin luas juga pengetahuan kita tentang daerah dan budaya diluar dari lingkungan kita. Apalagi sekarang socmed terus berinovasi tidak terbatas hanya pada teman-teman sekolah, teman sekantor. Sekarang kita bisa dengan mudah mencari teman diluar negeri, secara acak maupun dengan negara atau bidang dan minat tertentu. Apa dan dimana minat kita, maka dengan mudah kita bisa mencari teman dan mendapat informasi darinya.

3.      Grup Perkumpulan
Perkumpulan ini sebagai wadah bagi mereka untuk bersilaturrahim dari suatu asal atau minat yang sama. Contohnya teman-teman sekolah/kuliah, teman satu kantor atau teman-teman dengan profesi yang sama. Perkumpulan ini memudahkan untuk berbagi informasi/pemberitahuan tentang kegiatan, rapat, reuni bahkan undangan pernikahan.
4.      Menambah Ilmu Pengetahuan
Fungsi ini yang paling jempol, contohnya seperti Motivator, beruntung dizaman yang serba canggih ini kita bisa dengan mudah mengakses motivasi jika kita sedang down. Kapan saja dan dimana saja.
Pendakwah. Sebuah dakwah harusnya dikeluarkan dengan ikhlas, karena itu kita harus berhati-hati jangan sampai dakwah yang kita sampaikan membuat kita riya dan ujub.
Banyak cara untuk menampilkan sebuah dakwah, dapat berupa tausiah panjang, pendek, sebaris kalimat, quote maupun gambar. Beruntung masih ada orang-orang baik yang peduli dengan saudaranya ketika yang lain sibuk dengan urusannya masing-masing. Semoga mereka terus diberi kemudahan untuk berdakwah. Amin.

5.      Administrasi
Pengorganisasian proofil karyawan perusahaan dalam jaringan sosial yang relevan dan relatif dimana posisi pasar anda sekarang. Pembentukan pelatihan kebijakan media sosial, dan pendidikan untuk semua karyawan pada penggunaan media sosial. Pembentukan sebuah blog organisasi dan integrasi  konten dalam masyarakat yang relevan. Riset pasatr untuk menemukan dimana pasar anda.
6.      Mendengarkan dan Belajar
Pembuatan sistem pemantauan untuk mendengar apa yang pasar anda inginkan, apa yang relevan dengan mereka.
7.      Berpikir dan Perencanaan
Dengan melihat tahap 1 dan 2, bagaiman anda akan tetap didepan pasar dan begaiman anda berkomunikasi ke pasar. Bagaiman teknologi sosial meningkatkan efisiensi operasional hubungan pasar.
8.      Pengukuran
Menetapkan langkah-langkah efektif sangat penting untuk  mengukur apakah metode yang digunakan, isi dibuat dan alat yang anda gunakan efektif dalam meningkatkan posisi dan hubungan pasar anda.


Kamis, 15 Januari 2015

Asalamualaikum wr. wb
Kami Mahasiswa STIE Putra Bangsa Kelas V KA. Blog ini untuk mata kuliah Pengantar Komputer, kami dari Kelompok 1.  Dengan Anggota :

1.      Muzaqi Ahmad      NIM : 125501296
2.      Retno Dwijayanti   NIM : 125501311
3.      Siti Choliyatun N   NIM : 125501328
4.      Sutarno                 NIM :


Semoga Blog kami bermanfaat bagi teman-teman... terimakasiihhh

Wasalamualaikum wr. wb



Tips Aman Berjejaring Sosial

TIPS AMAN BERJEJARING SOSIAL
Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul yang pada umumnya individu atau organisasi yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman keturunan dll.
Di era sekarang jejaring sosial banyak diminati oleh semua kalangan, dari yang hanya sekedar sharing foto, berbagi video, tempat, tulisan, kejadian, sampai jadi lahan bisnis online yang lumayan. Meskipun demikian, kita harus bias menyikapi dengan baik saat menggunakan jejaring sosial. Selalu ingat bahwa apa yang ditulis disitus jejaring sosial dapat dibaca oleh banyak orang dan tersebar luas. Dampaknya bias merugikan diri sendiri atau pihak lain dan berujung pada tuntutan hukum.

Berikut tips aman berjejaring sosial :
1.      Jangan menuliskan alamat lengkap
Alamat merupakan hal vital, karena seseorang akan mudah menemui anda di alamat tersebut. Jika memang untuk tujuan bisnis maka usahakan pengaturannya privat. Yaitu hanya teman yang dapat melihat alamat tersebut.
2.      Jangan tuliskan nomor telpon secara lengkap dijejaring sosial
Memprivasikan nomor telepon akan meminimalisir tindak kejahatan orang iseng yang kurang bertanggungjawab.
3.      Gunakan foto yang sopan
Setiap jejaring sosial biasanya terdapat foto profil atau koleksi foto pengguna. Saat mengupload foto usahakan foto dengan pakaian sopan tidak menimbulkan nafsu bagi para pengunjungnya. Karena jika hal tersebut disepelekan maka akan menimbulkan bahaya bagi anda utamanya para wanita.
4.      Waspada saat login dikomputer warnet dan membiasakan mengubah password secara berkala
Menggunakan jejaring sosial diwarnet sangat beresiko terhadap keamanan pasword anda, karena saat ini banyak dijumpai software yang bisa menjebol pasword pengguna yang pernah login ditempat tersebut. Jangan pernah menyimpan kata sandi dan alamat email diperangkat tersebut, pastikan setelah selesai untuk lougout dan alamat email tidak muncul dijejaring sosial tersebut. Dan selalu mengganti pasword secara berkala agar lebih aman.
5.      Selektif menerima pertemanan
Usahakan berteman di jejaring sosial dengan orang yang dikenal secara pribadi, seperti keluarga, teman sekolah, rekan kerja, partner bisnis dan sebagainya serta dalam  menerima pertemanan jangan lupa lihat terlebih dahulu profilnya, ketika anda benar kenal dan yakin maka terimalah permintaan pertemanan tersebut. Karena untuk meminimalisir modus kejahatan yang akan membahayakan diri anda. Usahakan seteliti mingkin dalam menerima pertemanan.
6.      Jangan asal membuat status dan komentar
Apa yang ditulis melalui akun sosial media dapat dibaca oleh semua orang. Alangkah baiknya jika kita berfikir terlebih dahulu sebelum memposting sesuatu. Sebisa mungkin jangan membagikan informasi yang sangat privasi bagi kita seperti curhatan masalah pribadi dan menjelek-jelekan orang lain. Serta berhati-hati saat hendak memberikan komentar ke instansi atau lembaga-lembaga resmi serta kepada orang lain yang akan menyebabkan di bawa kerana hukum.
7.      Selalu waspada
Jangan terlalu mudah percaya kepada orang-orang yang tidak di kenal di dosial media. Jika ada yang mengajak anda bertemu langsung ajaklah teman atau saudara anda untuk menemani dan bertemu di tempat yang ramai. Waspada jika orang yang tidak dikenal mulai menanyakan alamat dan nomor telepon, serta waspada kepada teman yang anda kenal bertingkah tidak seperti biasanya (bisa jadi bermiat untuk menghack akun anda).

Demikian tips aman berjejaring sosial semoga bermanfaat……… :)

Sumber :


Selasa, 30 Desember 2014

Facebook



ANDA para peselancar dunia maya yang sering berjelajah dari situs satu ke situs lainnya pasti takkan lupa untuk nongkrong atau paling tidak sekedar mampir ke salah satu situs yang lagi meroket saat ini. Situs apa itu? Ya, tentu saja situs facebook! Saat ini siapa yang tidak mengenalnya? Bisa dipastikan orang yang melek huruf dan pernah berinternet pasti mengetahui situs yang satu ini. Bahkan mereka yang dulunya hanya berinternet untuk sekedar membuka email kini pun mulai betah berlama-lama di depan komputer untuk mengulak-ngulik akun Facebook-nya.

Data berbicara saat ini ada sekitar 175 juta profil aktif di situs Facebook dan setiap profil rata-rata memiliki 120 teman. Durasi pengaksesan profil berjumlah sekitar 3 miliar menit/hari dan lebih dari 18 juta pengguna meng-update profilnya setiap hari [data lengkap]. Lebih lanjut, menurut penelitian yang dilakukan oleh Student Monitor, Facebook termasuk dalam jajaran benda/hal kedua yang diingini oleh para pelajar/mahasiswa di AS setelah Ipod.

Tapi tahukah anda bahwa Facebook dulunya hanya sebuah situs eksklusif yang dikhususkan untuk anak-anak kampus Harvard saja? Lalu tahukah anda ternyata si pencipta situs ini pernah digugat di pengadilan atas tuduhan penjiplakan hak intelektual dan source code dari perusahaan lain? Selain itu benarkah Facebook memiliki situs kembaran?
 
So, bagi yang tertarik lanjut mengetahui seluk beluk facebook lebih dalam berikut akan dipaparkan secuil kisah sejarahnya.


Facebook termasuk dalam kategori situs jejaring sosial seperti Friendster, MySpace, Multiply, Yuwie, dll yang menyediakan media bagi para penggunanya untuk saling bertukar informasi dan berinteraksi. Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard University, Mark Zuckerberg. Nama Facebook sendiri diinspirasi oleh Zuckerberg dari sebuah istilah di kalangan kampus seantero AS untuk saling mengenal antar sesama civitas akademiknya. Awalnya para penggunanya hanya dikhususkan bagi para mahasiswa di kampus Harvard University. Lalu kemudian diperluas ke sejumlah kampus di wilayah Boston (Boston College, Boston University, Northeastern University, Tufts University) dan kampus-kampus lainnya seperti Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, and Ivy League. Menyusul kemudian sejumlah kampus lain di AS. Akhirnya, penggunanya lebih diperluas lagi ke sejumlah kampus lain di seluruh dunia. Tanggal 11 September 2006, Facebook membuat satu langkah penting dengan mengizinkan aksesnya ke seluruh netter yang mempunyai alamat email valid, namun, dengan pembatasan usia.

Sejarah dan Perkembangan

Asal mula Facebook berawal ketika Mark Zuckerberg (saat itu mahasiswa semester II Harvard University) membuat sebuah situs kontak jodoh untuk rekan-rekan kampusnya. Zuckerberg yang terinspirasi dari situs Hot or Not menamai situs buatannya Facemash.com. Metode situs ini yaitu menampilkan dua foto pasangan (pria dan wanita), di mana selanjutnya dua pasangan ini akan dipilih oleh para anggota situs mana pasangan yang paling “hot”. Nah, untuk menampilkan foto-foto pasangan di situs ini, Zuckerberg berupaya dengan segala cara mencari foto-foto rekannya dengan cara keliling ‘door-to-door’ untuk meminta foto.1

Saking nekatnya, Zuckerberg membobol akses jaringan komputer kampusnya untuk mendapatkan foto-foto tambahan. Namun aksi ini diketahui pihak kampus dan mereka selanjutnya memblokir situs Facemash.com diikuti dengan tindakan sanksi kepada Zuckerberg dengan ancaman akan memecatnya dari kampus (walaupun ancaman ini tidak jadi direalisasikan). Atas tindakannya itu, Zuckerberg membela diri dengan mengatakan “Tindakan pihak kampus yang memblokir situs facemash.com memang benar alasannya, namun sayang mereka tidak menyadari potensinya yang bisa saja menjadi alat pendongkrak popularitas bagi kampus itu sendiri”. Ia melanjutkan “Cepat atau lambat, nanti juga akan ada orang lain yang membuat situs serupa”.

2004

Tidak kapok, pada semester berikutnya, tepatnya pada tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg membuat sebuah situs baru bernama “The Facebook” yang beralamat URL: http://www.thefacebook.com. Untuk situs barunya ini, Zuckerberg berkomentar sarkas: “Menurutku upaya pihak kampus yang ingin membuat media pertukaran informasi antar civitas akademik yang butuh waktu bertahun-tahun adalah hal yang konyol. Dengan situsku ini, aku bisa mengerjakannya cuma dalam waktu seminggu saja”.2

Saat pertama kali diluncurkan “The Facebook” hanya terbatas di kalangan kampus Harvard saja. Dan sungguh menakjubkan! Dalam waktu satu bulan para penggunanya sudah mencakup lebih dari setengah jumlah mahasiswa Harvard saat itu. Selanjutnya, sejumlah rekan Zuckerberg turut bergabung memperkuat tim thefacebook.com. Mereka adalah Eduardo Saverin (analis usaha), Dustin Moskovitz (programmer), Andrew McCollum (desainer grafis), dan Chris Hughes.

Bulan maret 2004, thefacebook.com mulai merambah ke beberapa kampus lain di kota Boston, AS dan juga ke sejumlah kampus ternama seperti Stanford, Columbia, Yale, dan Ivy League. Tak butuh waktu lama, situs ini telah tersebar penggunaannya di hampir semua kampus di AS dan Kanada. Bulan Juni 2004, Zuckerberg, McCollum dan Moskovitz memindahkan markas ke Palo Alto, California. Di sini mereka turut dibantu juga oleh Adam D'Angelo dan Sean Parker.